Home » Blog » Pelajaran Tentang Uang dari Orang-Orang Terkaya di Dunia

Pelajaran Tentang Uang dari Orang-Orang Terkaya di Dunia

Orang kaya berpikir dan melakukan hal-hal yang berbeda dari orang biasa. Sebenarnya, para pengusaha yang menjadi orang terkaya di dunia memiliki pekerjaan yang cukup berat karena mereka tidak hanya harus mendapatkan kekayaan, namun juga harus menambah dan mempertahankan kekayaan mereka.

Jika Anda ingin tahu bagaimana mereka mendapatkan kesuksesan dalam hal finansial semacam itu, maka Anda harus mulai dari pengetahuan orang-orang kaya tentang uang. Berikut adalah beberapa hal yang diketahui orang-orang terkaya di dunia tentang uang yang dilansir oleh upayaberhasil.com/:

  1. Uang sama dengan kebebasan

Kevin O’Leary, seorang pengusaha sukses asal Kanada dan investor di Shark Tank pernah mengatakan bahwa, “Uang sama dengan kebebasan.” Itu adalah hal pertama yang disadari oleh orang-orang kaya. Uang memang tidak bisa membeli kebebasan, namun memiliki uang yang cukup tidak hanya akan memenuhi kebutuhan dasar Anda seperti makanan atau tempat tinggal, uang juga memberikan Anda kebebasan untuk memilih apa yang ingin Anda lakukan, di mana Anda akan melakukan, dan kapan Anda ingin melakukannya.

Lelah dengan atasan atau pekerjaan Anda? Anda memiliki kebebasan untuk berhenti, jika Anda memang ingin, dan itulah kebebasan yang membuat pekerjaan apapun enak. Ingin merencanakan liburan ke Hawaii? Tidak masalah, Anda dapat memilih jam kerja dan tepat waktu atau terlambat Anda ingin sampai di kantor. Ingin membuat usaha baru? Anda memiliki keinginan dan kontak kerja untuk mewujudkan mimpi ini. Apa yang terjadi ketika Anda sakit? Anda dapat membayar dokter paling mahal dan mendapat perawatan terbaik sampai Anda sembuh nanti.

  1. Carilah investasi setiap hari

Orang kaya selalu memikirkan masa depan, itulah kenapa mereka selalu mencari kesempatan baru untuk berinvestasi dalam kehidupan sehari-hari. Baik itu dari anak remaja mereka yang berbicara soal media sosial terbaru atau karena berhasil menemukan makanan jenis baru di supermarket. Mereka tahu bagaimana menemukan cara untuk menambah pundi-pundi kekayaan, tidak peduli di mana dan sedang apa mereka. Mereka selalu mendengarkan, bahkan ketika mereka tidak suka apa yang mereka dengar soal investasi.

  1. Menjauh dari investasi yang rumit

Investasi dengan risiko tinggi dan investasi yang tidak mereka mengerti adalah hal yang sangat dihindari oleh orang-orang kaya. Kenapa? Karena investasi semacam ini menyebabkan berbagai macam masalah, termasuk mereka tidak mempunyai kontrol penuh atas risiko yang berada di dalamnya. Mereka menjauh dari kemungkinan harus membayar biaya mahal, dan tipe investasi seperti ini biasanya dijual kepada investor yang masih awam, belum mengetahui benar bagaimana cara berinvestasi yang baik. Jika mereka (para orang kaya) tidak mengerti investasi tersebut, maka mereka tidak akan membelinya. Ya, semudah itu.

  1. Tidak menghabiskan uang sama dengan mendapatkan uang

Ini tidak berarti Anda harus selalu menjadi orang yang pelit. Ini berarti Anda membuat pengorbanan dalam satu hal, dan Anda dapat menggunakan uangnya untuk berinvestasi. Misalnya, jika Anda terbang dari Jakarta ke Bali dan sebuah tiket untuk kelas satu harganya 2 juta rupiah, apa Anda mampu duduk di kelas bisnis dengan tiket yang lebih murah 700 ribu rupiah dari harga tiket kelas satu? Dengan duduk di kelas bisnis berarti Anda mendapatkan 700 ribu rupiah yang dapat digunakan untuk membeli aset lain yang tentunya akan menambah penghasilan Anda.

  1. Berinvestasi sambil mengapresiasi aset

Orang kaya mempertahankan kekayaan mereka dengan tidak menghabiskan pendapatan mereka pada hal-hal kecil seperti pakaian, kendaraan, atau hal remeh lain. Namun, mereka menggunakannya dengan bijak untuk berinvestasi sambil mengapresiasi aset. Tatiana Morales mengartikannya pada CBS sebagai, “Aset yang memiliki potensi untuk bertambah nilainya dan /atau memproduksi pendapatan.” Hal ini berarti aset cair seperti uang tunai, investasi seperti saham, obligasi, dan properti termasuk ke dalamnya.

  1. Harga saham bukanlah harga diri Anda

Orang-orang kaya ini sangat mengerti bahwa uang tidak bisa membeli cinta, rasa hormat, teman, atau kebahagiaan. Mereka sadar kalau harga diri mereka tidak bisa diukur oleh kesuksesan mereka secara finansial. Seperti yang ditulis dan ditunjuk oleh penulis Ken Solin pada tulisannya di Huffington Post; menurut Anda siapa yang harga dirinya lebih tinggi? Seorang laki-laki yang hidup terisolasi namun memiliki miliaran dollar di rekening tabungannya atau seorang laki-laki yang mendengarkan istrinya, menghabiskan waktu-waktu yang berkualitas dengan anak-anaknya, memiliki persahabatan yang nyata, dan seorang sukarelawan?

Comments are closed.